Arab Saudi Berencana Membuat Hujan Buatan


13 Februari 2020

Kamis , 13 Feb 2020, 20:55 WIB

IHRAM.CO.ID,JAKARTA -- Arab Saudi salah satu negara paling gersang di dunia dengan curah hujan kurang dari 100 milimeter per tahun. Karena itu, tahun ini Arab Saudi berencana membuat program hujan buatan untuk meningkatkan curah hujan.

Kabinet Saudi telah menyetujui program penyemaian awan atau hujan buatan tersebut. Program ini diyakini akan meningkatkan curah hujan hingga 20 persen.

Serta Kementerian Lingkungan Hidup, Air dan Pertanian juga mengatakan bahwa program tersebut baru dikembangkan setelah meninjau dan berkunjung ke negara-negara lain yang juga melakukan praktek hujan buatan. Hal ini dilakukan untuk mempelajari pengalaman mereka dalam melakukan hujan buatan.

Hujan buatan perlu dilakukan seiring dengan pertumbuhan populasi di Arab Saudi. Serta pertumbuhan yang cukup signifikan di sektor industri, energi, transportasi, pertambangan dan pertanian di mana kebutuhan air hampir mencapai 24 miliar meter kubik pertahun.

Dilansir dari Arabnews, Kamis (13/2), hampir 2,7 miliar meter kubik air laut mengalami desalinisasi setiap tahun. Dan sekitar 80 hingga 85 persen permintaan air dipenuhi oleh sumber air tanah. Tingkat ekstraksi ini lebih besar daripada tingkat penggantian, mengingat curah hujan yang rendah.

Kementerian mengatakan program hujan  buatan ini menargetkan jenis awan tertentu untuk merangsang curah hujan. Katalis ditaburkan, beberapa di antaranya alami, di awan-awan ini untuk melepaskan air sebanyak mungkin.

Kementerian menekankan bahwa hujan buatan ini tidak menciptakan awan. Namun sebaliknya, ia meningkatkan curah hujan dengan menyediakan inti kondensasi awan

Kerajaan mulai mempelajari hujan buatan pada 1976 bekerja sama dengan Organisasi Meteorologi Dunia. Sebuah perjanjian telah ditandatangani dengan Universitas Wyoming, di AS, untuk melakukan percobaan penyemaian awan pertama, yang berlangsung di Asir pada tahun 1990.

Eksperimen ini terus berlanjut di wilayah pusat Kerajaan, khususnya Riyadh, Qassim dan Hail, juga sebagai barat laut dan barat daya, dengan partisipasi sekelompok ilmuwan spesialis Saudi. Hasilnya membuktikan bahwa awan memiliki potensi penyemaian.

Source: https://ihram.co.id/berita/q5n812327/arabsaudiberencanamembuathujanbuatan

Reporter :Mabruroh/ Redaktur : Muhammad Fakhruddin



Baca juga
  » 25 Juni 2019
Kloter Pertama Jamaah Haji Depok Berangkat 8 Juli 2019
IHRAM.CO.ID, DEPOK -- Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Depok akan memberangkatkan kelompok terbang (kloter) pertama jamaah haji asal Kota Depok pada 8 Juli 2019 mendatang.

  » 31 Mei 2019
Saudi Arabia welcomes all Muslim pilgrims
MAKKAH: Saudi Arabia welcomes any Muslim pilgrims from all over the world without discrimination, said Hajj and Umrah Minister Dr. Mohammed Salih Bentin

  » 7 Mei 2019
Masjidil Al-Haram Dipantau dari Udara Selama Ramadhan
REPUBLIKA.CO.ID, MAKKAH -- Komando Penerbangan Keamanan Umum mengerahkan semua kapasitas untuk melayani jamaah dan pengunjung ke Masjid al-Haram, Makkah, Arab Saudi selama bulan suci Ramadhan

  » 11 Februari 2019
Ini Dia Keluarga Juru Kunci Ka’bah
Ini Dia Keluarga Juru Kunci Ka’bah Hingga Kiamat Kelak. Sang juru kunci tersebut adalah keluarga Banu Syaibah. Keluarga ini mendapatkan kehormatan tidak hanya sebagai juru kunci yang memegang kunci utama pintu Ka’bah, tetapi juga memiliki kehormatan menyuci dan membersikan kiswah (penutup) Ka’bah. 

  » 23 Januari 2019
Menteri Agama (Menag), menargetkan BPIH 6 Februari 2019
IHRAM, JAKARTA -- Menteri Agama (Menag), Lukman Hakim Saifuddin menargetkan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) bisa ditetapkan pada 6 Febuari mendatang.